DEFINISI DATA DAN INFORMASI
Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk
yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang
bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi (
input - proses – output).
Data merupakan raw material untuk suatu informasi.
Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi
manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa
menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya.
SIKLUS SISTEM INFORMASI
MUTU INFORMASI
Kualitas Informasi
1. Akurasi (accuracy)
Sebuah informasi harus akurat karena dari sumber
informasi hingga penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan yang
dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. Informasi dikatakan akurat
apabila informasi tersebut tidak bias atau menyesatkan, bebas dari
kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.
Beberapa hal yang dapat berpengaruh terhadap keakuratan
sebuah informasi antara lain adalah:
a. Informasi yang akurat harus
memiliki kelengkapan yang baik.
b. Informasi yang dihasilkan oleh
proses pengolahan data.
c. Informasi harus aman dari segala
gangguan.
2. Tepat Waktu (timeliness)
Informasi yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan
data, datangnya tidak boleh terlambat. Informasi yang terlambat tidak akan
mempunyai nilai yang baik, karena informasi merupakan landasan dalam
pengambilan keputusan. Kesalahan dalam mengambil keputusan akan berakibat fatal
bagi perusahaan.
3. Relevansi (relevancy)
Informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi
pemakainya. Hal ini berarti bahwa informasi tersebut harus bermanfaat bagi
pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan lainnya
berbeda.
Nilai Informasi
Nilai suatu informasi dapat ditentukan berdasarkan sifatnya sebagai
berikut:
a. Kemudahan dalam memperoleh
Informasi memiliki nilai yang lebih
sempurna apabila dapat diperoleh secara mudah. Informasi yang penting dan
sangat dibutuhkan menjadi tidak bernilai jika sulit diperoleh.
b. Sifat luas dan kelengkapannya
Informasi mempunyai nilai yang
lebih sempurna apabila mempunyai lingkup/cakupan yang luas dan lengkap.
c. Ketelitian
Informasi mempunyai nilai yang
lebih sempurna apabila mempunyai ketelitian yang tinggi/akurat.
d. Kecocokan dengan pengguna
Informasi
mempunyai nilai yang lebih sempurna apabila sesuai dengan kebutuhan
penggunanya.
e. Ketepatan waktu
Informasi mempunyai nilai yang
lebih sempurna apabila dapat diterima oleh pengguna pada saat yang tepat.
f. Kejelasan
Informasi yang jelas akan meningkatkan kesempurnaan nilai informasi.
Kejelasan informasi dipengaruhi oleh bentuk dan format informasi.
g. Fleksibilitas/ keluwesannya
Nilai informasi semakin sempurna
apabila memiliki fleksibilitas tinggi. Fleksibilitas informasi diperlukan oleh
para manajer/pimpinan pada saat pengambilan keputusan.
h. Dapat dibuktikan
Nilai informasi semakin sempurna
apabila informasi tersebut dapat dibuktikan kebenarannya. Kebenaran informasi
bergantung pada validitas data sumber yang diolah.
i. Tidak ada prasangka
Nilai informasi semakin sempurna
apabila informasi tersebut tidak menimbulkan prasangka dan keraguan adanya
kesalahan informasi.
j. Dapat diukur
Informasi untuk pengambilan keputusan seharusnya dapat diukur agar dapat
mencapai nilai yang sempurna.

Comments
Post a Comment